Pola Kerjasama Keluarga dan Sekolah dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Masa Pandemi

Authors

  • Ahmad Royani UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Mohamad Ahyar Maarif Universitas Zainul Hasan Genggong Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.35719/gns.v2i2.44

Keywords:

collaboration, family, school, early childhood, pandemic, kerja sama, anak usia dini, sekolah, keluarga, pandemi

Abstract

Abstract

Humans are social beings who must interact to fulfill the needs of their personal lives and reach their goals. What we are discussing is about the relation between family or parents and school during the pandemic to achieve educational goals both nationally and institutionally. This is so crucial issue. We know both family social institutions and educational institutions have an important role in building and shaping the personality of each child. The purpose of this study is to explore how the collaboration carried out by schools and families or parents in accompanying and guding their children during the Covid-19 pandemic. The method used was a qualitative approach, where to see the phenomena occured in the online learning process and how the collaboration carried out by the teachers and parents made some effects. By taking a sample of one family, the datas collecting was carried out through observating, interviewing and documentating. The results of this study explainde that the collaboration between families and early childhood school during the pandemic can provide a better quality learning for students. The school provided the transforms of knowledge and noble values ??and also the development of children’s potentions. But the process of character building that is built by the school, of course, needed an active collaboration with others, especially the family. Early childhood school and family have the same strong responsibility to make sure that the learning objectives could be achieved together during the long distance learning in the pandemic period.

 

Abstrak

Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupannya serta meraih tujuan yang diinginkan bersama. Demikian halnya dalam konteks mewujudkan kualitas pendidikan dibutuhkan hubungan baik interaksi yang dijalin dengan baik pula antara sekolah dengan pihak-pihak yang terkait, termasuk di dalamnya keluarga. Terlebih di masa pendemi, di mana proses belajar anak lebih banyak dilakukan dari rumah dan keluarga dituntut untuk lebih berperan aktif mendampingi anak dalam belajar. Kedua pihak, baik keluarga maupun sekolah mempunyai peran yang sama penting dalam membangun serta membentuk kepribadian seorang anak. Tujuan penelitian ini untuk mendalami bagaimana pola kerja sama yang dilakukan oleh sekolah dan orang tua dalam mendidik anak di masa pandemi Covid-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang bertujuan melihat fenomena yang terjadi pada proses pembelajaran daring khususnya pada pola kerja sama yang dibangun antara sekolah dan orang tua, dengan mengambil sampel sebuah keluarga yanag putra-putrinya menempuh jenjang pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerja sama antara keluarga dan lembaga pendidikan pada masa pandemi sangat mendukung dalam menunjang kualitas belajar anak di rumah. Sekolah memiliki tanggung jawab dala transformasi pengetahun dan nilai-nilai akhlak mulia sekaligus mengembangkan potensi anak usia dini. Namun proses pembentukan kepribadian dan karakter yang diupayakan oleh sekolah tentu sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama yang baik dengan pihak-pihak yang lain, terutama keluarga. Oleh karenanya lembaga pendidikan anak usia dini dan keluarga memiliki peran yang sama kuatnya untuk memastikan bahwa tujuan pembelajaran anak usia dini dapat dicapai bersama selama pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi.

References

Coleman, James S. Dasar-Dasar Teori Sosial?: Foundations of Social Theory. Edited by Dariyanto. Translated by Imam Muttaqien, Derta Sri Widowatie, and Siwi Puwandari. 2nd ed. Bandung: Nusa Media, 2015.

Darsono, Herlina, Aryanti Nur Fitri, Bianca Rahardjo, Meyli Z Imanuela, and Carolina M Lasambouw. “Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh Saat Pandemi Covid-19 (Kajian Di Politeknik Negeri Bandung).” In 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS). Bandung: Politeknik Negeri Bandung, 2020. https://doi.org/https://doi.org/10.35313/irwns.v11i1.2190.

Dianita, Evi Resti. “Stereotip Gender Dalam Profesi Guru Pendidikan Anak Usia Dini.” GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education 1, no. 2 (2020): 87–105. https://doi.org/https://doi.org/10.35719/gns.v1i2.20.

Dunst, C. J. “Participation of Young Children with Disabilities in Community Learning Activities.” In Early Childhood Inclusion: Focus on Change, edited by Michael J. Guralnick. Maryland: Paul H. Brooks Publishing Co., 2001.

Erzad, Azizah Maulina. “Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak Sejak Dini Di Lingkungan Keluarga.” ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal 5, no. 2 (2017). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/thufula.v5i2.3483.

Ferdiansyah, Sandi, Supiastutik, and Ria Angin. “Thai Students’ Experiences of Online Learning at Indonesian Universities in the Time of the COVID-19 Pandemic.” Journal of International Students 10, no. S3 (2020): 58–74. https://doi.org/https://doi.org/10.32674/jis.v10iS3.3199.

Hastowohadi, Rina Wahyu Setyaningrum, and Fida Pangesti. “Forced Remote Learning during the COVID-19 Outbreak International Students’ Stories from a Bahasa Indonesia (the Indonesian Language) for Foreigners Classroom.” Journal of International Students 10, no. S3 (2020): 180–97. https://doi.org/https://doi.org/10.32674/jis.v10iS3.3206.

Luthra, Poornima, and Sandy Mackenzie. “4 Ways COVID-19 Could Change How We Educate Future Generations.” World Economic Forum, 2020.

Muhdi, and Nurkolis. “Keefektivan Kebijakan E-Learning Berbasis Sosial Media Pada PAUD Di Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 5, no. 1 (2021): 212–28. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.535.

Patmonodewo, Soemiarti. Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta: Rineka Cipta, 2003.

Raver, Sharon A., and Dana C. Childress. “Collaboration and Teamwork with Families and Professionals.” In Family-Centered Early Intervention?: Supporting Infants and Toddlers in Natural Environments. Maryland: Paul H. Brooks Publishing Co., 2015.

Sandall, Susan, Mary E. McLean, and Barbara J. Smith. DEC Recommended Practices in Early Intervention/Early Childhood Special Education. Longmont, Colorado: Soprist West, 2005.

Subianto, Jito. “Peran Keluarga, Sekolah Dan Masyarakat Dalam Pembentukan Karakter Berkualitas.” Edukasia?: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 8, no. 2 (2013). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/edukasia.v8i2.757.

Supriyono, Harris Iskandar, and Sucahyono. Pendidikan Keluarga Dalam Perspektif Masa Kini. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015.

Trisnawati, Wahyu, and Sugito. “Pendidikan Anak Dalam Keluarga Era Covid-19.” Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 5, no. 1 (2020): 823–31. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.710.

Wahyudi, Tian. “Paradigma Pendidikan Anak Dalam Keluarga Di Era Digital (Perspektif Pendidikan Islam).” Riayah?: Jurnal Sosial Dan Keagamaan 4, no. 1 (2019): 31–43.

Downloads

Published

2021-12-26

How to Cite

Royani, Ahmad, and Mohamad Ahyar Maarif. 2021. “Pola Kerjasama Keluarga Dan Sekolah Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Di Masa Pandemi”. GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education 2 (2):99-110. https://doi.org/10.35719/gns.v2i2.44.